Friday, May 26, 2017

I LOVE MONDAY sebagai TREN MILENIAL BARU JNE

Hai gaes,

Kamu masih inget nggak sih sama istilah "I Hate Monday" atau "I Love Monday" ? Pasti masih inget dong ya..secara sampai saat ini masih banyak yang suka nulis status "I Love Monday" ataupun "I Hate Monday" kalau kamu sendiri lebih setuju sama ungkapan yang mana gaes? Kalau saya pribadi sih lebih seneng yang I Love Monday... dulu pernah I Hate Monday sih bawaannya lesu, males kerja tiap hari senin tiba. Pengennya balik lagi ke weekend tapi kan nggak mungkin orang saya nggak punya mesin waktu dan setelah diresapi ternyata kalau diawal minggu mood kita sudah jelek akan ngaruh juga ke hari-hari selanjutnya yang berdampak pada masalah pekerjaan. Nah lo, makin nggak enak kan jadinya! Usut punya usut nggak cuma saya aja lho yang ngalamin hal ini tapi ada banyak orang di luar sana bahkan perusahaan yang merasakan fenomena I Hate Monday ini, termasuk JNE. JNE?? Itu lho perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengiriman ekspres dan logistik.

M. Feriadi -Direktur Utama JNE
Hal ini tidak lepas dari Generasi Y atau anak-anak milenial yang mendominasi lapangan pekerjaan saat ini, yang lebih inovatif dan ekspresif dan mempengaruhi perubahan di lingkungan kerja. Pengaruh ini mengubah tradisi dan budaya bekerja para karyawan. Perusahaan yang bergerak dibidang jasa ini akhirnya berusaha mencari solusi untuk masalah "mood" ini agar tidak berkepanjangan melalui program "I Love Monday". Program I Love Monday ini adalah penerapan casual dress code bagi para karyawan back office agar lebih semangat dan tidak merasa terkungkung dengan rutinitas seragam.


Terbukti penerapan Casual Dress Code ini disambut baik dan menjadi hal baru yang menyenangkan. Perusahaan yang telah berdiri selama 26 tahun ini telah memiliki sekitar 40 ribu karyawan di seluruh Indonesia yang mayoritas berumur 20-35 tahun. Kategori umur ini sering disebut sebagai Generasi Milenial.


Mengenai penerapan program "I Love Monday" ini Bapak M. Feriadi selaku Presiden Direktur JNE mengatakan, "Mulai bulan April 2017, setiap hari Senin karyawan back office bebas mengenakan pakaian casual dan mengekspresikan karakter diri masing-masing dalam penampilannya, tentunya tetap dalam etika maupun norma perusahaan. Hal ini menjadi langkah sederhana namun efektif dalam menambah keceriaan suasana kantor dan kenyamanan dalam aktifitas bekerja, terutama di hari Senin. Saat ini diawali dengan penerapan bagi karyawan di kantor pusat, selanjutnya casual dress code setiap hari Senin akan dijalankan juga oleh karyawan back office JNE di seluruh Indonesia". 

Selain lingkungan kerja, tren milenial ini turut mengubah kebiasaan dalam aktifitas pengiriman yang sudah jauh berbeda dibandingkan 5-10 tahun yang lalu, yang didominasi pengiriman paket pribadi. Tapi saat ini aktifitas pengiriman paket sudah menjadi bagian gaya hidup karena banyaknya e-commerce.

Penerapan Casual Dress Code JNE Kantor Pusat
Sebagai perusahaan yang bergerak dibidang jasa pengiriman ekspres dan logistik, JNE bukan hanya berpartisipasi dalam hal-hal yang berkaitan dalam perekonomian, tapi juga bidang lainnya. Perkembangan ekomoni telah membuka peluang bagi siapapun termasuk Generasi Y maupun Z, untuk melakukan aktifitas pengiriman paket yang semakin mudah dengan adanya internet. Sehingga JNE memiliki peran dalam berbagai bidang seperti olahraga, pendidikan, sosial, budaya, dan sebagainya.

Dunia berubah dan terus berkembang, JNE pun harus lebih kreatif dan inovatif dalam memenuhi kebutuhan pasar. Hal ini tidak hanya berkaitan dengan hal-hal besar tapi bisa dimulai dari hal kecil seperti menciptakan lingkungan kerja yang yang nyaman dan ceria. Aksi ini dimulai dari penerapan Casual Dress Code yang ternyata disambut antusias oleh karyawan, buktinya karyawan di cabang pun turut meminta hal ini diberlakukan di seluruh Indonesia. Bahkan banyak karyawan yang sengaja membeli baju baru agar penampilannya dalam mengekspresikan karakter personal makin maksimal di awal pekan. Tentunya dengan kepercayaan diri yang bertambah, maka akan menstimulasi kreatifitas yang berdampak pada peningkatan produktifitasdan performa kinerja.


Semoga inovasi JNE mampu menginspirasi banyak pihak dan sukses terus buat JNE ya...



Kiri ke Kanan
Edi Santoso (Direktur Operasional JNE)
M. Feriadi (Direktur Utama JNE)
Chandra Fireta (Direktur Keuangan JNE)

Monday, May 22, 2017

GiggleBox Kampung Kali, Destinasi Kuliner bergaya Western-Europe yang Chic





Hola..Aloha gaes, weekend kemana nih?
Kalo saya sih kemarin weekend padat acara, maklum embak sekretaris ini kan emang super sibuk! halah sok sibuk amat sih ini anak hehehehe... iya dong karena sibuk itu mencerahkan duniaku :P. Well, weekend kemaren saya sempet diundang di acara launching GiggleBox Cafe & Resto Kampung Kali yang ada di Jl. D.I Panjaitan 47B Miroto Semarang. Ngomong-ngomong, ini adalah resto ke-3 yang ada di Semarang lho, Giggle Box emang tau keinginan kita ya gaes biar kita nggak rebutan kalau mau makan di GiggleBox. Secara anak-anak Semarang bawah sekarang bisa nongkrong asyik di GiggleBox Ngesrep, anak-anak Semarang tengah dan sekitarnya bisa nongkrong cantik di GiggleBox Diponegoro yang merupakan cabang pertama di Semarang; dan sekarang anak-anak gaul Semarang bawah dan sekitarnya bisa banting stir ke GiggleBox Kampung Kali buat meredakan lapar dahaga kalian :). Bocorannya sih akan segera di buka resto ke-4 di Semarang dengan konsep yang 
berbeda dengan 3 resto yang sudah ada, ini di jelaskan oleh Mas Ebi Rubiansyah selaku Digital Marketing GiggleBox Indonesia. Waah, jadi gak sabar nih pengen liat seperti apa konsep baru buat restonya...jangan lupa undang saya lagi ya kakak ;D.



Ada pepatah yang mengatakan "tak kenal maka tak sayang" karenanya mas Ebi menjelaskan sejarah singkat dari GiggleBox yang merupakan anak perusahaan Jonas Photo. GiggleBox didirikan pertama kali di Bandung tepatnya di Jl. Progo 33 pada tanggal 10 Februari 2010, yang menjadi cikal bakal GiggleBox di seluruh Jawa. GiggleBox sekarang sudah memiliki 7 cabang di Bandung, 3 cabang di Jakarta, 3 cabang di Semarang, 1 cabang di Tasikmalaya, 1 cabang di Karawang, 1 di Tangerang, 1 cabang di Yogyakarta, 1 cabang di Surabaya. Waaah banyak banget ya cabangnya, salut deh sana GiggleBox. Nah kalo sudah tau sejarahnya sekarang saya mau kasih tau pangilan sayang buat para penggemar GiggleBox Cafe & Resto, sebutannya adalah Gigglers! lucu ya... Seperti namanya, GiggleBox memiliki tujuan supaya setiap orang yang datang ke resto bisa menikmati suasana dan tertawa bersama keluarga, sahabat, pacar yang diajak kesana. Intinya GiggleBox menawarkan kenyamanan bagi seluruh range usia, mulai dari anak-anak, ABG, bahkan dewasa.


Add caption

Lampu Kandelir yang cantik di tengah ruangan

Wallpaper unik


Mengusung konsep homey dengan jendela dan pintu yang lebar serta tinggi yang menciptakan kesan lapang, GiggleBox berharap suasana nyaman dan menyenangkan yang diciptakan bisa membuat pelanggan betah layaknya di rumah sendiri dan bakalan balik lagi. Desain khas werstern & europe yang chic dan ceria menambah daya tarik tersendiri bagi para pengunjung untuk berselfie bahkan wefie ria. Jadi nggak salah GiggleBox memilih motto "happily ever after" karena pengunjung dibuat bahagia ketika menikmati setiap momen kebersamaan selama disana.

Selain suasana yang menyenangkan khas rumah di Eropa, Gigglebox juga menawarkan pilihan menu yang beragam. Tak hanya menu western food tapi Indonesian food juga tetap tersedia bagi pecinta kuliner nusantara. So, buat kamu yang katanya punya lidah ndeso karena nggak doyan western food jangan kuatir disini nggak bakal kelaparan karena nggak ada menu favoritmu :D. Soal harga nggak usah takut, GiggleBox menawaran menu besar yang mengenyangkan dengan harga yang reasonable. Serius?? iya dong, harga di GiggleBox itu nggak ada yang sampe 80 ribu, paling mahal 78 ribu. See?? saya nggak bohong kan...Oiya, menu-menu GiggleBox ini juga halal, so don't worry to come and get it :)


Oiya, di acara gathering kemarin GiggleBox Kampung Kali kasih beberapa bocoran beberapa menu baru yang akan segera hadir di seluruh resto GiggleBox yang baru di launching di GiggleBox Kampung Kali. Next bakalan ada Breakfast menu dan Afternoon tea yang akan menghadirkan aneka pastry seperti Croissant Butter, Chocolate Croissant, Cinnamon Roll, Sultanas (pastry butter topping raisin), dan Apple Turn Over yang sudah saya cobain semua kemarin pas acara gathering. 

dari bawah ke atas dan samping kiri: Apple turnover, Croissant butter, Chocolate croisant, sultanas

Cinnamon roll



Sedangkan menu makan besar next akan ada Chicken Pesto Cream Cheese with Chasew, Chicken Wing Mozarella yang crunchy dan ngeju abiss, juga Spaghetti Rendang yang dimasak langsung oleh Chef Rudi. Rasanya yummy banget lho, must try banget pokoknya. Penasaran kan sama penampakannnya? Just check it out here...

Chicken Pesto Cream Cheese with Chasew

Chicken Wings Mozarella

Spaghetti Rendang
Selain dimasakin menu baru sama Chef Rudi, Pak Firdan selaku Operasional Manager GiggleBoxjuga unjuk kebolehan dalam membuat 3d coffee art. Kali ini beliau membuat 3d coffee  cat, lucu ya!!


Oiya, untuk lunch kemarin saya pesen Crispy Chicken Maryland yang supper yummy dan ngenyangin. Menu ini terdiri dari dua potong dada ayam bersalut tepung, salad paprika-bawang bombay dan selada, marinade spaghetti yang gurih dan saus asam manis, enak deh!!

Crispy Chicken Maryland

Thursday, May 18, 2017

KEBUN CENGKIH KENANGAN

Hari-hari yang padat dengan pekerjaan membuat badan dan otak cepat lelah. Kudu banyak-banyak refresh, macam komputer saja biar dingin terus :). Kalau lagi dicecar pekerjaan yang nggak ada habisnya gini rasanya pengen balik lagi ke jaman kecil dimana tidak ada tuntutan yang terlalu membebani kita sebagai bocah. Ah, indahnya masa kecil. Jadi kangen masa-masa ketika saya dan ortu masih tinggal di rumah dinas guru, yang jaraknya cuma selemparan kolor sama sekolah saya jaman SD. Nyahahhahha.. kolor..mana kolor... 
ilustrated pic by google
Ngomong-ngomong soal kolor, jaman saya kecil dulu sempet booming yang namanya Kolor Ijo yang katanya itu semacam manusia jadi-jadian yang suka menculik anak-anak. Saking hebohnya kami anak-anak kecil di kampung dilarang bermain di luar rumah karena takut diculik. Alhasil kami para bocah tak kurang akal agar tetap bisa bermain. Sebelum pulang sekolah, kami sepakat pada saat jam tidur siang akan melarikan diri alias kabur dari masing-masing kamar untuk bertemu di tempat rahasia kami, yaitu kebun cengkeh mbah ibu yang cukup luas di halaman rumah Mbak Tri, teman kami. Kenapa disebut Mbah Ibu? entahlah dari dulu teman-teman saya menyebutnya begitu, jadi ya saya ngikut aja hehehe. Di tempat ini banyak tawa yang berderai renyah diantara rimbunya dedaunan yang melambai rindu tertiup angin. Saya termasuk salah satu anggota bermain yang paling kecil karena rata-rata teman sepermainan saya lebih tua sekitar 2-3 tahun. 
ilustrated pic by google
Siang itu saya berhasil keluar dari kamar dengan cara melompat dari jendela yang cukup tinggi untuk anak seumuran saya.  Takut ketahuan juga sebenarnya, karena kamar saya sebelahan sama kamar ortu tapi sepertinya ortu sedang tidur pulas sehingga pelarian saya sukses. Saya pun berlari kencang menyusuri jalan menuju kebun cengkih mbah ibu, disana teman-teman saya sudah mulai bermain. Mereka memanjat pohon cengkih yang tinggi menjulang dengan lincahnya sembari bersendau gurau. Saya pun segera menyusul, memanjat dengan gesit untuk mencapai dahan terdekat dengan teman-teman supaya bisa nimbrung gojegan. Tapi saat itu saya kurang waspada saking excited nya bertemu teman-teman, saya menginjak dahan yang rapuh alhasil tubuh saya melayang jatuh dari ketinggian pohon cengkih karena tidak sempat berpegangan lantaran kaget. Teman-teman saya saat itu menjerit-jerit sambil memanggil nama saya saking takutnya danik..danik..danik... Saya menutup mata rapat-rapat mempersiapkan diri jatuh ke tanah keras, tapi nyatanya hal itu tidak terjadi karena seseorang menangkap saya ke pelukannya enggak ding yang ini bohong tapi saya mendarat diatas 2 dahan rimbun yang menjaga tubuh saya supaya tidak jatuh berdebum di tanah. Hehehehe... Tubuh saya terayun-ayun lambat ketika mendarat di dahan dan saya langsung melompat turun ke tanah antara mau nangis karena takut dan ketawa ngakak karena geli nyangkut di dahan terendah. 
Nah, bisa dibayangin kan betapa tengilnya saya waktu kecil menilik cerita tadi, tapi..tapi..itu benar-benar masa yang menyenangkan dan mengasyikkan walau sebatas dalam ingatan. Sampai sekarang pun masih membekas jelas dalam ingatan bau daun cengkeh muda ketika kami petik untuk dijadikan peluit saat bermain, hijau dan lembutnya rerumputan tempat kami duduk-duduk dibawahnya. Betapa beruntungnya saya yang memiliki masa kecil yang membahagiakan seperti kala itu. Terima kasih untuk mbak Nia Nurdiansyah dan juga mbak Anjar Sundari yang sudah memilih tema kenangan masa kecil yang paling membekas untuk arisan kali ini. Tema ini mengajak saya untuk menjelajahi kenangan-kenangan indah masa lalu yang sempat terlupa, dan ini salah satu kenangan terindah semasa saya kecil  di kebun cengkih mbah ibu.
Cheriooo
          XOXO

Friday, May 12, 2017

RISING STAR MENU BARU DAN SERU HOKBEN

Hai..hai gaes long time no see... apa kabar semua? baik-baik kan ya, kali ini saya mau berbagi cerita yang pasti bikin kalian-kalian yang baca baper karena pengen deh hehehhe.. Mau tahu nggak saya mau cerita apa? pasti mau ya, saya mau cerita tentang salah satu restoran cepat saji makanan jepang yang ada di Indonesia. HOKBEN!

Tanggal 1 Mei 2017 lalu saya dan juga teman-teman di Komunitas Blogger Gandjel Rel diundang ke acara Peluncuran menu baru dari Hokben yaitu Rising Star yang bertajuk Nongkrong Asyik Bareng Hokben. Ini adalah menu makanan ringan yang ditawarkan Hokben untuk menjawab saran dari para penggemar setia Hokben yang kadang nggak pengen makan berat apalagi generasi sekarang kan hobi nongrong cantik dan selfie. Di acara ini kami para peserta diberikan kesempatan untuk melihat, bahkan menikmati menu-menu baru tersebut. Sebagai contoh sebelum acara dimulai kami disuguhi Edamame, tahu kan si kacang kedelai gendut yang enyak itu :D. Kudapan ini langsung habis seketika diantara riuh rendah obrolan dan wefie time hehehe. 

Acara ini dipandu oleh Mbak Irma Wulansari selaku Communication Divission Marcom Group yang menjelaskan sejarah Hoka Hoka Bento sejak pertama kali berdiri hingga sekarang. Pertama kali berdiri tanggal 18 April 1985 dibawah lisensi PT. Eka Bogainti dengan nama Hoka Hoka Bento, dengan gerai pertama di daerah Kebon Kacang Jakarta. Menyajikan makanan jepang yang sehat, variatif, higienis, cepat saji dengan harga terjangkau dan ramah di kantong menjadikan Hoka Hoka Bento sebagai restoran dengan konsep Japanesse Fast Food terbesar di Indonesia.

Kemudian di tahun 1990 Hoka Hoka Bento baru merambah kota lain seperti Bandung yang hingga saat ini sudah memiliki 21 gerai di sana. Baru di tahun 2005 Hoka Hoka Bento mulai merambah Surabaya dan Malang, hingga saat ini sudah memiliki 13 gerai. Di tahun 2007 Hoka Hoka Bento merilis sistem Delivery Order di 1-500-505 yang dikenal dengan S.O.S. Laper? SOS aja... juga membuka order via online di www.hokben.co.id tahun 2008.

Bagaimana dengan kehalalan produk Hokben? Jangan khawatir, sejak tahun 2008 Hoka Hoka Bento sudah mendapatkan Sistem Jaminan Halal dari MUI. Apa bedanya dengan sertifikat halal? Beda dong, kalau Sistem Jaminan Halal memastikan semua produk dari bahan baku, vendor-vendor yang bekerjasama serta produk jadinya dijamin kehalalannya. So, nggak perlu takut makan di Hoka Hoka Bento :).

Hoka Hoka Bento sendiri baru melebarkan sayapnya di Semarang tahun 2010 yang hingga saat ini bisa ditemui di Mal Ciputra dan Paragon. Di tahun 2013 Hoka Hoka Bento  memperbarui citra diri atau melakukan peremajaan untuk merk dan logo. Maskot Hoka Hoka Bento Taro dan Hanako diperbarui menjadi gambar sepasang kepala remaja ala manga lengkap dengan nama Hokben dibawahnya. Tak hanya logo dan merk, Hokben juga mulai mengubah tampilan gerainya dengan konsep yang lebih chic dan modern. 

Nah, setelah tau sejarah Hokben dari awal hingga sekarang, Mbak Wulan mengajak kami untuk melihat lebih dekat menu baru dari Hokben yaitu Rising Star. Mau tau menu-menu kece ini? yuk ah intip gambarnya yang sengaja saya unduh dari laman google karena hp saya sempat direset sehingga banyak foto yang hilang :(.



pic by google
Di gambar yang berisi banyak menu ini, saya akan jelaskan satu-satu urut dari penomoran ya..
1 adalah Tori Popcorn, 2 adalah shumai steam, 3 adalah shumai furai, 4 Edamame yang gurih dan enak, 5 Takoyaki yang endees banget, 6 ada sakana stick original, dan yang terakhir sakana stick seaweed. Gimana? enak-enak kan menunya? ini baru kudapan aja.. masih ada lagi menu segeran alias minuman yang jadi favorit pelanggan setia Hokben :) diantaranya ada Es Ogura, Es Sarang Burung, dan juga Ocha Lychee Tea seperti di bawah ini.


Es Sarang Burung
pic by google

Es Ogura
Pic by google

Ocha Lychee Tea
Pic by google

Nah, gimana? masih belum tertarik nyobain menu baru Hokben yang menggoda ini? rugi tau! yuk ah segera kunjungi gerai terdekat. Oiya selain launching menu baru, Hokben juga mengajak kami para Blogger Semarang untuk belajar membuat Shibori, teknik membatik ikat celup yang terkenal di negeri Sakura sana. Acaranya seru banget, kaya akan pengetahuan baru dan kami para peserta bener-bener bahagia hari itu. Terima kasih Hokben :)

Tuesday, January 17, 2017

AMABEL, More Than Just A Daster!!

Beberapa hari yang lalu, di suatu siang yang cerah tiba-tiba saya mendapatkan sebuah paket. Padahal saya tidak merasa memesan sesuatu, penasaran saya buka paket itu ternyata isinya sebuah daster menyusui yang super cute dari Amabel. Gimana nggak cute, saya dikirimin warna favorit saya U.N.G.U ya klepek-klepeklah saya ditambah lagi gambarnya itu lho so sweet banget! Belum lagi tag yang nempel di bajunya bikin saya pengen nangis dan berkata Couldn't Agree More! Bener-bener rejeki anak sholeha..terima kasih ya yang sudah ngasi saya daster super nyaman ini :*




Tidak ada yang sederhana jika berkaitan dengan menyusui, what? kenapa gitu? Iyalah menyusui itu bukan sekedar ngasih minum bayi yang kehausan layaknya kita orang dewasa. Menyusui adalah kegiatan mengikat hati, berbicara tanpa kata, bahwa ibu adalah tempat teraman dan ternyaman dimana kita bisa bersandar di dunia yang fana. Tsaaaah....

Kegiatan menyusui sendiri tidak akan berhasil tanpa dukungan sekitarnya salah satunya adalah pakaian yang nyaman digunakan. Bagi saya pribadi pakaian yang nyaman membantu saya membangun mood yang baik sehingga cinta untuk si buah hati bisa mengalir deras lewat kegiatan menyusui. Nah, baju andalan saya ketika menyusui adalah daster. Namun tidak semua daster nyaman dipakai lho. Soalnya saya punya pengalaman tidak enak dengan beberapa merk daster yang saya punya, mulai dari bahan yang tipis dan mudah robek, warna luntur sampai desain yang kurang pro untuk busui karenanya saya bahagia nemu si Amabel ini. Yuk intip kelebihan Daster Super nyaman dari Amabel:

1. Desain Simpel
Kalau di rumah, paling enak pakai daster apalagi kalau masih menyusui. Desain Amabel yang simpel dan ergonomis ini menjadikan Amabel lain daripada yang lain. Bukaan nonkancing/nonritsleting di kedua sisi bajunya menjadikan daster ini mudah digunakan. Ga perlu ribet buka kancing yang berderet atau ritsleting yang macet ditengah jalan sedangkan buah hati sudah jejeritan minta jatah nyenyen. Buka tinggal lep, sedooot... gampang kan? *berasa iklan makanan siap santap :D

Pic by Baju Menyusui Amabel



2. Warna Ceria
Amabel ini lain dari daster yang biasanya bermotif bunga-bunga atau batik. Dengan bahan dasar polos yang eye catching Amabel menampilkan gambar supercute and loveable yang dijamin bikin emak-emak jatuh hati. See?? Lucu abis kan gambarnya? Siapa yang nggak jatuh cinta coba! yang lain mah lewat :D


3. Nyaman
Pemilihan bahan sangat memperhatikan kenyamanan busui. Kan nggak oke kalau lagi enak-enak gegoleran bareng suami dan si kecil ada komen gini "yang, kamu kok bau sih" gara-gara bahan nggak nyerap keringat. Atau baru sekali pakai warna luntur, dan robek karena bahannya terlalu tipis sehingga tidak kuat menahan terpaan maut mesin cuci. Nah, nggak perlu takut kalau pakai daster amabel, karena amabel terbuat dari bahan kaos katun berkualitas yang tetap memberikan sensasi adem ketika memakainya.

4. Model Kekinian
Model yang kekinian meninggalkan kesan kuno dan ndeso ketika emak-emak pake daster amabel. Belahan pinggir dan cutting yang seksi menonjolkan siluet tubuh sehingga bapak-bapak tak akan berpaling apalagi pindah ke lain hati :D. Pssst dan lagi Amabel menyediakan ukuran M hingga XL. Emak berbody besar macam saya pun jadi merasa sekseh.

5. Aman
Siapa hayo yang suka menyusui terus ketiduran?? Saya...itu sih saya banget, padahal "itu" kebuka sampai pagi terus perut juga ikut nongol kemana mana. Walhasil paginya kembung karena semaleman buka-bukaan. Setelah pakai daster amabel, say goodbye lah sama semua masalah tadi. Emak bisa bobo cantik tanpa khawatir si "itu" kebuka sampai pagi. Kenapa? karena bukaan untuk menyusui dari daster amabel ini ada di samping kanan kirinya yang akan menutup dengan sendirinya ketika si adek selesai nyenyen. Duh praktis dan aman deh pokoknya. Bye bye masuk angin :)


Oiya saat ini Amabel sedang mengadakan #giveaway lho, hadiahnya dua buah daster kece Amabel buat yang beruntung. Yuk ah cuss ikutan kuisnya di instagram @bajumenyusui_amabel hanya sampai tanggal 17 bulan Januari ini. Semoga beruntung ya :D

Monday, January 16, 2017

MOMBASSADOR SGM, KADO TERINDAH DI AKHIR TAHUN 2016

Pic taken from Mombassador SGM Eksplor Group


Syukur alhamdulillah, itulah kata pertama yang terlintas di benak saya ketika saya mencoba mengingat kembali momen yang sudah saya lewati selama tahun 2016. Suatu kegembiraan yang tak terkira begitu banyak nikmat yang sudah saya dapatkan di usia saya yang sudah menginjak akhir dua puluhan ini. Hiks bentar lagi makin tua dari segi umur tapi semangat tetap muda dong :D

Eh tapi bener lho, setahun kemarin itu saya bener-bener feel so blessed karena begitu banyak karunia yang saya dapatkan. So, nikmat mana lagi yang kamu dustakan?! Enggak ada... karena Allah itu Maha Adil, Maha Baik, Maha Kaya, dan Maha segala-galanya. Makanya kalau mau ngeluh karena satu masalah saya suka mikir, ini saya baru dapet satu masalah aja bapernya minta ampun tapi Allah Sang Pemberi Hidup menerima semua keluhan kita, umatnya dengan kasih sayang. Jadi malu T___T. Tahun 2016 kemarin penuh dengan suka cita. Diajak jalan-jalan terus sama kantor, kalau diitung-itung total ada 9x ke luar kota dan saya ikut 7x. Rekor banget deh padahal biasanya dalam setahun mentok cuma pergi 3-4x aja tapi 7x itu sesuatu karena diiringi banyak drama hehhehehe. Deraamaa?? Iya derama biasalah ya ada yang nggak suka gitu acara di handle sama orang yang itu-itu aja. Tapi yasudahlah kalau mau nurutin maunya manusia nggak akan ada habisnya apalagi yang nggak pernah bersyukur. Ya nggak?! Iiih ini ngomong apa sih kok serius banget! Nggak ada cuma lagi flashback aja selama setahun kemarin dikasih nikmat yang banyak banget sama Allah jadi harus banyak bersyukur semoga di tahun 2017 ini semakin berjaya. Amiin...

Kalau disuruh milih yang paling berkesan selama setahun kemarin, saya milih momen akhir tahun sebagai yang paling berkesan. Kenapa? yap di momen inilah saya menjadi salah satu orang yang beruntung karena terpilih sebagai Mombassador SGM Batch 4. Mombassador SGM? Iya, pasti pernah denger dong soal komunitas kece ini? Itu lho komunitas yang dibentuk oleh SGM Eksplor untuk mendapatkan edukasi dan pelatihan melalui berbagai kegiatan yang seru bersama dengan mombassador lainnya. Komunitas ini memiliki tujuan untuk mengajak para bunda di Indonesia menjadi lebih paham dan peduli terhadap nutrisi dan perkembangan anak serta menjadi bunda yang berdikari dan bermanfaat untuk bangsa. Nah lo, lengkap kan? :D

Tau soal Mombassador SGM dari mana?


Awalnya tau dari fan page SGM, dan kebetulan juga mendapatkan email dari Blogger Perempuan jadi deh daftar. Padahal awalnya iseng waktu daftar dan isi form, secara apalah saya ini.. anak baru satu, masih kecil pulak ilmu masih cetek tapi ya saya waktu nekat aja siapa tau aja lolos kan bisa nambah wawasan dari berbagai kegiatan dan pelatihan yang bakalan di dapat nanti. Ngarep banget deh pokoknya eh dasar rejeki ternyata saya lolos. yipiiieee.....

Dua minggu setelah pendaftaran saya di telpon oleh pihak SGM, saya ditanya-tanya soal kehidupan dan kegiatan sehari-hari termasuk soal anak. Semua pertanyaan saya jawab dengan santai.. pokoknya nothing to lose kan kalau rejeki nggak kemana. Selesai menjawab pihak SGM berjanji akan menghubungi kembali apabila terpilih. Seminggu, dua minggu berlalu jumat sore kira-kira pukul 16.30 ada telpon masuk, saya lihat nomor Jakarta dan ternyata dari SGM yang mengabari kalau saya terpilih sebagai salah satu Mombassador Batch 4 yang akan menghadiri acara Temu Bunda SGM yang akan berlangsung selama 3 hari dari tanggal 13-15 Desember 2016 di The Westlake Resort Yogyakarta. Huwaaaa Allah Maha baik..disaat saya lagi sepaneng habis lembur-lemburan saya dikasih liburan, alhamdulillah puji syukur :). Bayangkan saya bakalan ketemu Bunda-bunda hebat dari seluruh Indonesia.

Seminggu sebelum berangkat sudah sounding ke atasan kalau kepilih jadi Mombassador SGM dan harus dateng di acaranya, Pak Boss malah bilang keren dan mengijinkan untuk berangkat yeay :). Telimakaci Pak Boss I Love You Full ^__^


Hari Pertama

Dok. Pri
Sehari sebelum keberangkatan kami para bunda di briefing via WA (Whatsapp). Tim SGM benar-benar menjamu kami para bunda dengan hebat. Kami para bunda diantar jemput dari rumah sampai tujuan pulang pergi gratis. Saya minta di jemput dikantor karena kebetulan harus menyerahkan beberapa dokumen dulu sebelum berangkat dan sepanjang perjalanan Semarang-Jogja HP saya tek berhenti berdering sampai Mbak Candra yang semobil dengan saya geleng-geleng kepala. Maklum walaupun statusnya off kerja tapi hp harus selalu on, resiko jadi kuli macam saya :). Dinikmatin aja pokoknya. Oiya kami dijemput dengan mobil yang berkapasitas 7 orang tapi hanya diisi 2 orang, 3 dengan supir. Sebelum menjemput saya, Mas Hepi (supir) menjemput mbak Candra yang jadi partner semobil saya. Mbak Candra tinggal di daerah Sampangan.
Mbak Candra dua orang putri yang cantik dan kinyis-kinyis.. ada Amel dan Carla eh salah Clara maksud saya. Amel Carla kan artis cilik ya hehehhehe ketauan jayusnya deh :P. Selama perjalanan kami ngobrol ngalor ngidul tentang banyak hal, alhamdulillah nggak terasa sampai di tempat tujuan The Westlake Resort.

Begitu turun dari mobil saya bisa merasakan perubahan suasana yang begitu kentara. Feels like home, hembusan angin segar di siang terik menenangkan hati. Adem hati ini. Bakalan betah nih :D.

Di lobby kami disambut Tim SGM yang memberikan kami goodie bag berisi 2 buah kaos, kalender duduk, name tag, dan kain batik. Kemudian kami diminta untuk berganti dengan kaos merah untuk difoto sebagai identitas Mombassador. Setelah itu kami dipersilakan untuk menikmati hidangan makan siang yang sudah disediakan di restaurant dengan view menghadap danau yang indah. Jadi makin betah deh apalagi makanannya enyak-enyak. Perut kenyang hatipun senang.

Dok. Pri
Dok. Pri

Dok. Pri

Dok. Pri

Dok. Pri

Dok. Pri


Selesai makan kami kembali ke lobby untuk mengambil kunci kamar. Kebetulan kunci kamar saya sudah diambil oleh teman sekamar saya Bunda Djuleha. Sayapun naik boggie cart menuju kamar sembari menikmati pemandangan elok paviliun yang berderet rapi dan indah disepanjang danau. Tapi sesampainya di depan kamar ternyata pintu masih terkunci, saya ketok-ketok dan ucap salam tidak ada tanggapan jadilah saya balik lagi ke lobby minta nomor telepon teman sekamar saya agar bisa dihubungi. Kembali ke kamar naik boggie cart, saya mencoba menelpon teman sekamar saya selama perjalanan hasilnya nihil untung mas driver baik hati saya dibantu buka pintu dengan kunci cadangan yang dibawanya supaya saya bisa masuk sambil menunggu teman sekamar saya. Selang 5 menit pintu kamar dibuka, ternyata Bunda Djuleha dan Bunda Yuni. Usut punya usut ternyata mereka menginginkan pengaturan kamar yang berbeda jadilah kami bertukar pasangan eh room mate maksudnya alias teman sekamar. Jadilah Bunda Djuleha dengan Bunda Yuni, saya dengan bunda Wulan yang seharusnya sekamar dengan Bunda Yuni. Teman sekamar saya yang baru, Bunda Wulan ini berasal dari Depok, Jawa Barat dan alhamdulillah kita nyambung karena kebetulan usia kami tidak jauh berbeda. Sama-sama ibu muda. Kami ngobrol ngalor-ngidul sampai menjelang maghrib sembari menunggu waktunya berkumpul di lobby untuk jamuan makan malam.

Dok. Pri (L: Wulan, R: Dani)


Malamnya kami dibawa ke Restoran Sekar Kedhaton di daerah Kota Gede. Restauran yang mengusung konsep tradisional ini benar-benar otentik baik dari segi rasa maupun tempatnya. Joss gandhos kothos kothos pokoke... SGM memang juara!! Tau gimana caranya manjain bunda-bunda yang kurang piknik macam saya *kibas jilbab

Dari Sekar Kedhaton, kami masih diajak keliling menuju Alkid (Alun-alun Kidul) Kota Jogja untuk naik mobil hias sambil menikmati suasana Jogja. Kurang bersyukur apalagi coba... Sampai hotel sekitar pukul 22.30 kami langsung menuju kamar untuk bobo syantik karena hari kedua bakalan lebih padat.

Dok. Pri

Dok. Pri


Hari Kedua


Pukul 06.00 kami sudah berkumpul di Resto Hotel untuk menikmati sarapan karena pukul 07.00 kami harus sudah berangkat menuju Rama Shinta Garden Resto dengan view langsung ke Candi Prambanan. Tanpa babibu semua peserta mombassador batch 4 ambil pose sendiri untuk selfie maupun wefie :). Mumpung katanya....

Dok. Pri

Dok. Pri

Dok. Pri

Di sana kami mendengarkan penjelasan dari Mbak Lasya dan Bu Naomi mengenai produk dan juga kegiatan sosial SGM. Setelah itu kami dibagi menjadi 8 kelompok dan diberi tugas untuk membuat poster yang berkaitan dengan tagline SGM dan tema yang berbeda untuk setiap kelompok. Kegiatan ini selain memupuk kerjasama tim yang solid juga lebih mendekatkan kami para bunda yang awalnya masih malu-malu kucing untuk jadi lebih dekat dan kompak. Walaupun kelompok kami tidak menang, tapi kami tetap bahagia karena tambahan wawasan tentang tumbuh kembang anak yang wajib kita pantau sebagai orang tua.

Pukul 12.30 Kami diajak menuju Pabrik Sari Husada yang terletak di desa Kemudo, Klaten. Disana, kami diberikan penjelasan mengenai segala hal yang wajib kami ketahui termasuk merger dengan Danone yang menjadikan Sari Husada Go International, lebih maju dan berkembang lebih baik. Kami juga diajak berkeliling pabrik untuk melihat langsung proses pembuatan hingga pengepakan susu SGM yang berkualitas. Sayang kami tidak diijinkan untuk memotret selama berada di pabrik.

Pic taken from Mombassador SGM Eksplor Group


Selesai berkeliling kami diantar pulang ke resort bersiap-siap untuk Gala Dinner.

Gala Dinner, The Unforgetable Moment 

Tanggal 14 Desember 2016 malam, kami dijamu di Ballroom TheWestlake Resort. Gala Dinner berlangsung begitu meriah dipandu duo MC kocak Mbak Tako dan Mas Alit yang berhasil mengocok perut kami habis-habisan. Ruangan berkapasitas ratusan itu disulap menjadi ruangan yang dipenuhi round table berisi sekitar 8 bunda setiap mejanya dengan dresscode berwarna merah yang semakin menambah semarak suasana. Acara dibuka oleh Mr. Joris Bernard selaku GM PT. Sari Husada dilanjutkan oleh Ibu Naomi Djamaro selaku Connection Manager. Malam yang tak terlupakan ditambah saya dan teman sekamar berhasil memenangi lomba vlog yang menceritakan kegiatan kami. Lumayan dapet voucher belanja senilai 300 ribu :D. Hadiah kami bagi dua hehehheheh

Pic taken from Mombassador SGM Eksplor Group

Dok. Pri

Dok. Pri
Pic taken from Mombassador SGM Eksplor Group



Last Day is Bye Day


Pic taken from www.ameliasubarkah.net
Keseruan masih berlanjut di hari terakhir. Setelah selesai sarapan para peserta digiring menuju The Westlake Resto untuk acara Workshop. Namun setelah mendapat pemberitahuan sebelumnya, saya harus berpisah dari rombongan untuk bergabung dengan bunda-bunda dalam skala kelompok yang lebih kecil. Saya bersama 11 bunda lain dibagi menjadi 2 kelompok FGD (Focus Group Discussion). Saya kebetulan satu kelompok dengan 5 bunda lain yang ternyata berprofesi sebagai blogger, mendapat kesempatan untuk berdiskusi bersama Tim Marketing SGM. Kami melakukan brainstorming mengenai produk, dan pesan yang ingin disampaikan oleh SGM untuk seluruh masyarakat Indonesia tentang pentingnya SGM sebagai Nutrisi untuk Bangsa. FGD berlangsung seru, bahkan kami mengedit naskah "pesan cinta" dari SGM. Benar-benar pengalaman tak terlupa. Selesai FGD kami mendapatkan bingkisan berupa seprai batik khas Jogja yang kece juga Jogja Scrummy yang lagi ngehits dan juga coklat Monggo yang tiada duanya. Rejeki anak sholeha bener dah :D.

Selesai FGD kami dipersilakan menuju resto untuk makan siang dan juga penutupan oleh Pak Suhakrie selaku Digital Promotion SGM. Disana Pak Akri bagi-bagi hadiah pokoknya seru banget. Sayang segala keseruan harus berakhir padahal belum begitu mengenal bunda-bunda hebat dari seluruh Indonesia ini.

Pic taken from Mombassador SGM Eksplor Group

Event ini jadi kado terindah di penghujung tahun 2016 buat saya. Terima kasih SGM atas kepercayaannya memilih kami menjadi Mombassador dan menjadikan kami bagian keluarga SGM. Sampai berjumpa dilain kesempatan.




Dok. Pri